PIC 24 JAM : 0816 111 3039 - 0851 7958 3039
KANTOR : (021) 38319171
Cahaya Dibalik Kemudi
Tentang berdirinya Yayasan Cahaya Insan Kamil
Hari Utomo, Founder Yayasan Cahaya Insan Kamil
1/2/20262 min read


Yayasan Cahaya Insan Kamil
Cahaya dari Balik Kemudi: Kisah Berdirinya Yayasan Cahaya Insan Kamil
Banyak mata memandang sebelah mata profesi supir. Dianggap sebagai pekerjaan "kasta terbawah", sekadar memutar kemudi, dan seringkali terlupakan dalam strata sosial. Namun, di balik seragam yang lecek dan debu jalanan, tersimpan tekad yang tidak bisa diukur oleh jabatan atau tingkatan ekonomi.
Yayasan Cahaya Insan Kamil lahir bukan dari ruang rapat yang mewah, melainkan dari sela-sela waktu istirahat di balik kemudi. Yayasan ini tercetus sebagai jawaban telak atas mitos bahwa pekerjaan kasar tidak mampu melahirkan perubahan besar. Kami ingin memupus pandangan bahwa posisi "bawah" berarti tidak berdaya.
Lebih dari Sekadar Pekerjaan, Ini Tentang Pengabdian
Kami membuktikan bahwa martabat seseorang tidak ditentukan oleh apa pekerjaannya, melainkan oleh apa yang bisa ia perbuat bagi sesama. Yayasan ini didirikan khusus sebagai rumah dan harapan bagi rekan-rekan seperjuangan—para pejuang jalanan yang dahulu bersama-sama merasakan kerasnya aspal.
Tujuan kami sederhana namun mendalam:
Memutus Stigma: Menunjukkan bahwa supir memiliki kapasitas untuk mandiri dan mengelola kebaikan secara profesional.
Solidaritas Tanpa Batas: Menjadi wadah bagi rekan kerja terdahulu untuk saling merangkul dan bertumbuh.
Aksi Nyata: Mengubah tenaga menjadi manfaat, dan mengubah keringat menjadi amal jariah yang abadi.
"Bukan tentang di mana kita duduk, tapi tentang seberapa jauh tangan kita bisa menjangkau mereka yang membutuhkan."
Yayasan Cahaya Insan Kamil adalah bukti hidup bahwa "Cahaya" kebaikan bisa muncul dari mana saja, bahkan dari mereka yang seringkali dianggap tidak ada. Ini bukan sekadar tentang berdiri sendiri, ini tentang bagaimana kita, para pekerja jalanan, bisa berdiri tegak dan memberi dampak.
Dedikasi untuk rekan-rekan
Yayasan ini didirikan sebagai monumen penghormatan bagi rekan-rekan seperjuangan sang pendiri. Mereka adalah orang-orang yang terbiasa bekerja di balik layar, yang sering disalahkan oleh orang yang "Maha Benar" namun tetap memilih untuk bertahan demi keluarga.
Cahaya Insan Kamil hadir untuk membuktikan bahwa "orang-orang kecil" yang selama ini dianggap remeh, sebenarnya memiliki hati yang jauh lebih besar dari apa yang dibayangkan oleh para pemilik harta. Yayasan ini adalah bentuk "hal terbaik" — bukan dengan amarah, melainkan dengan manfaat yang nyata bagi umat.
Dari Titik Terendah Menuju 317 Keberkahan
Tuhan tidak tidur. Niat tulus yang lahir dari rasa direndahkan itu kini telah membuahkan hasil yang luar biasa. Sejak resmi berdiri pada tahun 2023, Yayasan Cahaya Insan Kamil telah melangkah jauh melampaui ekspektasi mereka yang dulu meremehkannya.
Hingga saat ini, tercatat tidak kurang dari 317 jenazah telah dilayani dengan penuh hormat dan kasih sayang. Angka ini bukan sekadar statistik, melainkan simbol dari:
317 keluarga yang terbantu di saat tersulit mereka.
317 perjalanan terakhir yang diantarkan dengan martabat.
317 bukti bahwa mereka yang dulu selalu "maha salah" kini menjadi jalan bagi kebenaran dan kebaikan.
Penutup: Menjadi Cahaya bagi Sesama
Yayasan Cahaya Insan Kamil adalah pengingat bagi kita semua: Jangan pernah meremehkan seseorang hanya karena posisinya di dunia kerja. Sebab, dari tangan-tangan yang pernah gemetar karena teguran keras itulah, kini lahir pelukan hangat bagi masyarakat yang membutuhkan.
Kami ada untuk mereka yang membutuhkan, dijalankan oleh keinginan berbuat baik.